,


Rabu, 07 Maret 2012 - 18:42:57 WIB
Wow..Dugaan Pungli Sertifikasi Guru Kemenag Menguak
Kategori: Peristiwa - Dibaca: 503 kali

Kabarlumajang - Belum usai pencairan dana sertifikasi guru di bawah Naungan Kementerian Agama Lumajang hingga diusut oleh DPRD Lumajang. KIni, mulai menguak dalam kelulusan guru untuk mendapatkan sertifikasi, ada dugaan pungli oleh Mapenda (Mandrasyah dan Pendidikan Agama Islam) Kemenag.

Dugaan pungutan hampir sepadan yang ditarik pada guru, Untuk pelaksanaan ujian ditarif senilai Rp 300 ribu. Ditambah lagi seratus ribu untuk biaya pembayaran sertifikat. "Total lebih dari Rp 400 ribu," kata salah guru yang namanya enggan dikorankan. 

Karena ada tambahan tarikan dana untuk biaya administrasi senilai Rp 60 ribu rupiah. Ini yang memberatkan para guru, karena kalau tidak memenuhi pungli, dikjawatirkan tidak lolos sertifikasi.
 
Bahrul Ulum guru MTsN Riatul Huda Candipuro Lumajang. Pasalnya dari 441 guru hampir semuanya harus membayar uang tersebut untuk pelaksanaan sertifikasi. "Sekitar 80 persen dari semua guru ikut ujian ulang sertifikasi.
 
Karena ngulang maka diharuskan membayar agar bisa lulus," akunya saat dikonfirmasi sejumlahwartawan. Lebih dari 196 guru menurutnya merasa terbebani oleh biaya itu. Apalagi sampai saat ini dana sertifikasi yang menjadi hak para guru belum cair.

Derita ini sejatinya menambah kekecewaan para guru. Pasalnya, Bahrul Ulum menambahkan bahwa dirinya mencabut Tunjangan Fungsional (TF) yang besarannya senilai 2,4 juta pertahun. Juga ada yang mencabut dari No Nim yg nominalnya Rp 300 ribu perbulan. "Karena mengandalkan Sertifikasi. Tapi nyatanya belum cair meski sudah bayar pungutan," paparnya.(kln/mg)